Skip to main content

Posts

Am I Still Alive?

Ketika ia tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajahku, dan berhenti dengan menyisakan kurang dari satu sentimeter bibirnya dari bibirku.

Am I still alive? Because I can feel that my heart stop beating for a while.
Recent posts

Self Reminder

Sedikit nasihat saja buat orang-orang yang menemukan cabang dalam hatinya.

Mungkin kalian cuma kurang bersyukur dengan apa yang kalian punya. Bukannya memang rumput tetangga selalu lebih hijau daripada rumput sendiri?

Tinggal bagaimana kita menjaganya saja agar bisa sehijau rumput tetangga.

Bersyukur.

Jangan terbuai karena bisa saja yang baru tidak lebih baik dari yang sudah ada.

Stop blaming others.

As long as you close the door, there will be no guest come to your house. It's only you who decide. 

Bingung

Sampai sekarang masih suka heran sama perempuan yang bisa selingkuh.

Bagaimana bisa berkomunikasi dengan dua lelaki yang berbeda dengan porsi yang sama? Bagaimana bisa bilang sayang dengan lelaki lain selain pacar sendiri?
Bagaimana bisa membiarkan lelaki lain menyentuhmu?
Bagaimana bisa memikirkan lelaki lain selain pacar sendiri?

Sedangkan aku disini sudah terlalu sibuk memikirkan pacar sendiri, terlalu sibuk jatuh cinta dengan pacar sendiri, terlalu sibuk mengagumi pacar sendiri, terlalu sibuk membuat kenangan dengan pacar sendiri.

Bahkan untuk menjawab pesan dari lelaki lain pun aku malas.

Apa mungkin perempuan yang berselingkuh itu kurang bersyukur dengan apa yang dia punya?
Apa mungkin perempuan yang berselingkuh itu sebenarnya cuma setengah hati dengan pacarnya?

Jadi, kenapa masih bertahan dengan pacar yang lama kalau toh sebenarnya perasaannya sudah berpindah ke hati yang lain?
Bukannya berpisah lebih tidak menyakitkan?
Daripada harus menyakiti hati hati yang lain?



Mood Swing

Tiba-tiba merasa terlalu clingy dan menyusahkan doi.

Tapi dia selalu dengan sabar menghadapi sifat-sifat burukku. Selalu sabar memenuhi apa yang ku inginkan. Tapi aku pun begitu, ingin selalu memenuhi apa pun yang ia inginkan. Literally romantic, isn't it?

Ditengah percakapan chatroom kami, aku pun berkata sambil menangis, "maaf ya mas aku selalu nyusahin kamu."
Tapi dia malah membalasnya dengan stiker peluk andalan kami yang membuatku air mataku turun semakin deras dengan perasaan bersalah.

Aku yang kebingungan pun bertanya, "kenapa malah peluk sih?" Dan dia pun menjawabnya dengan stiker peluk sekali lagi, "biar kamu tenang, terus tidur."

Kenapa sih?

Padahal aku expect akan dimarahi, atau setidaknya dia marah. Tapi tidak.

Makasih ya mas, I'm truly blessed to have you in my life.

Gemash

Waktu bukain hand phone miliknya, tidak sengaja aku menemukan fotoku yang sedang tertidur dan aku sama sekali tidak menyadarinya. Aku pun penasaran dan bertanya,

"Ini kenapa ada fotoku tidur? Ngapain kamu foto?"
"Nggak apa-apa, aku gemes aja."
"Kenapa gemes?"
"Ya nggak apa, gemes aja liat kamu tidur."

Dan setelah aku iseng bukain galeri hand phone milikku, ternyata waktu itu aku juga diam-diam fotoin dia yang tertidur lelap di sampingku.